MEKA TANPA ROK, Usaha Menerapkan Kawasan Bebas Asap Rokok

Spread the love

Salah satu inovasi yang dilakukan oleh Puskesmas Ngaglik II dalam upaya menekan angka perokok dan penyakit penyerta akibat rokok adalah dengan menggalakan program MEnuju KAwasan TANPA asap ROKok atau yang mudah disingkat dengan nama MEKA TANPA ROK.

Inovasi ini adalah bentuk rencana tindak lanjut dari Perbup Sleman Nomor 42 Tahun 2012 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Perbup tersebut mengatur mengenai ketentuan-ketentuan implementasi KTR di kabupaten Sleman, seperti kawasan yang termasuk dalam KTR, pembinaan dan pengawasan serta evaluasi KTR, Peran Serta Masyarakat serta Sanksi Administrasi.

Meka Tanpa Rok sendiri sudah memasuki tahun kedua di tahun ini. Pada tahun lalu, kegiatan ini dilaksanakan di salah satu pedusunan di Kelurahan Sukoharjo, Ngaglik yaitu dusun Karanglo. Pada tahun ini Meka Tanpa Rok dilaksanakan di 2 pedusunan yaitu dusun Sedan dan Jongkang, Sariharjo, Ngaglik. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat di tatanan rumah tangga yang tinggal di pedusunan, karena di rumah tangga ini lah ditemukan banyak perokok yang mungkin belum tahu mengenai regulasi kawasan tanpa rokok.

Ada tiga kegiatan yang dilakukan dalam rangkaian inovasi ini, meliputi sosialisasi Meka tanpa rok, verifikasi meka tanpa rok, serta deklarasi meka tanpa rok. Sosialisi dilakukan kepada masyarakat yang tinggal di pedusunan meliputi bapak-bapak, ibu-ibu, kader kesehatan, karang taruna serta pemangku kebijakan di pedusunan itu sendiri. Harapannya dengan terpapar materi mengenai kawasan tanpa rokok, masyarakat lebih peduli dan dapat menerapkan rencana ini ke dalam pedusunannya. Kegiatan selanjutnya dalam Meka Tanpa Rok adalah verifikasi. Verifikasi dilakukan dengan menggunakan form verifikasi yang dimodifikasi bagi tatanan rumah tangga. Setelah dilakukan verifikasi, pihak puskesmas juga membuat komitmen dengan dusun yang dipilih dalam upaya menerapkan kawasan tanpa rokok. Kegiatan selanjutnya adalah deklarasi, yang akan dilaksanakan pada akhir tahun ini.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, Puskesmas berharap agar setidaknya masyarakat akan lebih peduli dengan mau menerapkan kebijakan KTR secara sederhana seperti menyebarluaskan informasi mengenai KTR pada orang sekitarnya, menerapkan larangan merokok pada saat kegiatan pertemuan, meniadakan asbak selama pertemuan, dan harapan besarnya adalah jumlah orang yang berhenti merokok bertambah, dan jumlah kawasan tanpa rokok juga bertambah sehingga beban penyakit akibat rokok juga ikut berkurang.

Sosialisasi MEKA TANPA ROK
Verifikasi MEKA TANPA ROK
Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *