(0274) 4360557 [email protected]

Moment kehamilan merupakan moment yang sangat membahagiakan bagi pasangan suami istri yang akan memiliki buah hati. Urusan kehamilan merupakan tanggung jawab bersama, baik suami maupun istri. Suami pun memiliki peran yang penting dalam mencegah kehamilan beresiko khususnya KEK dan Anemia agar terhindar dari Stunting.

 

Sumber gambar: https://bp-guide.id/AXEx1e8g

 

Seputar Anemia, KEK serta dampaknya

Ibu hamil dikatakan memiliki resiko KEK, yakni kurang energi kronis, jika memiliki lingkar lengan atas/ LILA kurang dari 23,5 cm. Sedangkan ibu hamil dinyatakan anemia jika hemoglobin kurang dari 11mg/L. Dampak terhadap anak yang dilahirkan oleh ibu yang anemia menyebabkan bayi lahir dengan persediaan zat besi yang sangat sedikit didalam tubuhnya sehingga beresiko mengalami anemia pada usia dini, yang dapat mengakibatkan gangguan/hambatan pertumbuhan dan perkembangan anak, baik pada sel otak maupun pada sel tubuh lainnya, akibatnya anak tidak dapat mencapai tinggi yang optimal dan menjadi kurang cerdas/ stunting (Husaini, 1989) (WHO, 2001) (dalam Promkes.kemkes.go.id, n.d.). Ibu hamil beresiko dengan KEK dan anemia jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat, maka dapat mengakibatkan kelahiran dengan stunting (Nur Asmi, 2019).

 

Mengapa Peran suami begitu penting?

Sumber gambar: https://www.prenagen.com/id

Adanya budaya yang mengatakan bahwa urusan kehamilan adalah urusan istri membuat ibu hamil yang sudah beresiko tidak peduli terhadap kehamilannya. Hal ini diperparah dengan kurangnya literasi suami, seperti merasa cukup hanya dengan memberi uang tanpa tahu menahu tentang keadaan kehamilan istri. Padahal ketika istri hamil beresiko, peran suami atau calon ayah sangat penting.

 

Berikut peran yang bisa dilakukan oleh suami atau calon ayah:

  1. Memastikan bahwa ibu hamil menjadi prioritas soal asuan protein dan zat gizi yang cukup
  2. Mengajak ibu hamil memeriksakan kehamilannya minimal 4 kali
  3. Mendampingi ibu hamil dengan penuh kasih sayang
  4. Memastikan kondisi sanitasi rumah memadai
  5. Menjadi teladan dalam penerapan pola hidup bersih dan sehat
  6. Selain itu, komunikasi juga diperlukan untuk membantu ibu baik secara fisik maupun mental dalam menghadapi kehamilannya

Ditulis oleh: Choiril Lathifatul Azizah

 

Please follow and like us:
error

Enjoy this blog? Please spread the word :)